Lohansung Cincuan
Lohansung Cincuan adalah Podocarpus costalis, jenis pesisir asal Filipina utara dan Taiwan selatan. Di antara tiga Lohansung yang umum diperdagangkan, jenis inilah yang paling mudah dikenali dari bentuk daunnya.
Apa sebenarnya jenis ini
Podocarpus costalis termasuk suku Podocarpaceae, konifer berdaun lebar yang tidak berkerucut seperti pinus. Di alam ia tumbuh di tebing karang dan tanah berkapur di tepi laut, menghadapi angin asin dan media yang miskin — asal-usul yang menjelaskan mengapa ia begitu tahan di pot dangkal.
Cara mengenalinya
Ini bagian terpenting bila Anda ingin memastikan pohon yang Anda miliki benar Cincuan.
- Daun pendek dan lebar, sekitar 3–5 cm, terasa tebal dan berkulit bila dipegang.
- Ujung daun tumpul membulat — bukan meruncing seperti Lohansung Jepang.
- Daun berkumpul rapat dalam lingkaran di ujung ranting, memberi kesan rimbun.
- Warna hijau tua pekat dan mengilap, tanpa semburat biru.
- Batang cepat menebal dengan kulit abu-abu kecokelatan pucat.
Mengapa cocok sebagai bonsai
Cincuan membentuk kulit batang tua lebih cepat daripada dua jenis lainnya, sehingga pohon muda pun sudah terlihat berumur. Tunas balik (back-budding) pada kayu tua tergolong baik, jadi cabang yang terlalu panjang bisa dipendekkan tanpa kehilangan bentuk.
Karena daunnya lebar, jenis ini lebih meyakinkan pada ukuran sedang sampai besar. Untuk shohin, proporsi daun sulit ditekan sampai terlihat pas.
Perawatan khusus jenis ini
- Menyukai media yang cepat kering; akarnya paling rentan busuk di antara ketiganya.
- Tahan angin dan garam, sehingga cocok untuk lokasi terbuka.
- Pemangkasan sebaiknya dilakukan saat pertumbuhan sedang aktif agar tunas balik cepat muncul.
Asal-usul dan propagasi
Semua Cincuan kami berasal dari stek dan semai nursery. Pohon ini tumbuh relatif lambat dari stek, sehingga material berbatang tebal selalu lebih mahal — dan itulah sebabnya material cabutan alam masih beredar.