Lohansung Blue Ice

Blue Ice adalah nama dagang untuk Podocarpus elongatus ‘Monmal’, kultivar asal Afrika Selatan yang menjadi satu-satunya Lohansung dengan daun benar-benar berwarna biru keperakan.

Bonsai Podocarpus elongatus 'Monmal' berdaun biru keperakan di atas plinth batu, di halaman kerikil yang digaru rapi.
Gambar ilustrasi, dibuat dengan AI — bukan foto stok yang tersedia.

Apa sebenarnya jenis ini

Podocarpus elongatus berasal dari Afrika Selatan. Kultivar ‘Monmal’ diseleksi karena warna daunnya yang konsisten dan habitusnya yang lebih rapat daripada jenis aslinya.

Cara mengenalinya

  • Daun sempit dan memanjang, jauh lebih ramping daripada Cincuan.
  • Warna biru keperakan hingga kelabu — tidak ada Lohansung lain yang seperti ini.
  • Tunas baru berwarna hijau limau terang, kontras dengan daun tua.
  • Ranting cenderung menjuntai lembut, memberi kesan ringan.
  • Habitus tegak tetapi tidak kaku.

Warna biru dan cara memunculkannya

Warna biru berasal dari lapisan lilin pada permukaan daun. Lapisan ini menebal pada cahaya penuh dan menipis di tempat teduh, sehingga pohon yang dinaungi akan tampak lebih hijau dan kusam.

Warna juga menguat seiring umur daun. Pemangkasan berlebihan yang terus memaksa tunas baru akan membuat pohon tampak hijau limau sepanjang waktu — indah, tetapi bukan alasan orang membeli Blue Ice.

Perawatan khusus jenis ini

  • Cahaya penuh untuk warna maksimal; minimal setengah hari matahari langsung.
  • Hindari menyiram dari atas daun secara terus-menerus — lapisan lilin dapat terkikis.
  • Sebagian besar material di pasaran adalah sambungan; periksa garis sambung sebelum membeli.

Asal-usul dan propagasi

Kami menyambung Blue Ice pada batang bawah P. macrophyllus. Stek Blue Ice bisa berakar, tetapi perakarannya lemah di media tropis yang lembap dan pertumbuhannya jauh lebih lambat.