Media tanam dan repotting
Satu prinsip menentukan segalanya di iklim tropis: media harus mengalirkan air dengan cepat. Curah hujan di sini akan menghancurkan campuran yang bekerja baik di tempat lain.
Komposisi yang kami pakai
- Sekitar 60% bahan berbutir dan berpori — pumice, batu apung, atau akadama bila tersedia.
- Sekitar 25% pasir malang atau kerikil halus untuk drainase.
- Sekitar 15% bahan organik — kulit pinus halus atau cocopeat, seperlunya saja.
Untuk Cincuan, kurangi bagian organik menjadi sekitar 10%. Jenis inilah yang paling rentan busuk akar.
Kapan repotting
Tanpa dormansi, penanda waktunya bukan kalender melainkan kondisi pohon. Repotting ketika akar sudah memenuhi pot dan air mulai lambat meresap — biasanya setiap dua sampai tiga tahun untuk pohon muda, tiga sampai lima tahun untuk pohon yang sudah jadi.
Awal musim hujan adalah waktu paling aman karena pemulihan berlangsung cepat. Hindari repotting pada puncak kemarau.
Memangkas akar
- Buang maksimal sepertiga massa akar dalam satu kali repotting.
- Sisakan akar halus sebanyak mungkin; itulah yang menyerap air.
- Setelah repotting, tempatkan di naungan parsial selama dua sampai tiga minggu.
- Jangan memupuk sampai tunas baru muncul.